Rabu, 27 Juli 2016

REAKTUALISASI AJARAN ISLAM

Reaktualisasi sebagai upaya Ijtihad, apabila di tinjau dari sudut “ amanat “ Allah manusia di tugaskan untuk memakmurkan bumi-Nya ( al- Hud ) dalam rangka meneruskan penciptaan dalam pemeriharaan alam semesta. Oleh karena itu pembaruan menjadi sebuah keniscayaan, Dalam membumikan pemahaman agama pada zaman sekarang ini karena banyak kaum menafsirkan agama bukan pada konteknya lagi maka jelas pemahaman pembaharuan harus di kemukan dalam dunia islam pada zaman moderm kebanyak manusia  di gaduhkan oleh hal – hal yang bukan di syariahkan dalam Al-quran dan Al- hadits. Dalam memamahi agama bukanlah memahami secara berlogika namum harus mengerti sesungguhnya Allah jelaskan pada kita umat pada manusia membaca karena jelas dalam Al-quran sudah disebutkan, “ Bacalah “ ( Al-Alaq ) maka Allah menyuruh hambanya untuk membaca dan membaca teks Allah SWT sesungguhnya bukan logika pikiran menjadi pedoman untuk mencerdaskan umat sejatinya.
Dengan demikian islam baru mampu mengisi makna kehidupan sesungguhnya, baik di dunia maupun di akhirat kelak. Di dalam diri muslim persentuhan rasa ilahiyah ( yang muklak ) dan rasa kesadaran manusia ( yang relatif ) merupakan dua kesadaran yang bisa di bedakan, Namum tidak dapat di pisahkan. Kedua merupakan bagian dari “ regiliusitas “ maka persentuhan tersebut adalah nilai yang prima ( Qur`an dan Hadits ) karena realitas kehidupan manusia sebagai ( Sunnatullah ) untuk memahami teks Allah sesungguhnya. Maka dalam konteks ini menjelaskan agama sebagai suatu keharusan yang universal ( dari Allah SWT ) dari satu sisi lain, dan kenyataan hidup pada dunia ini pada bagian lain, merupakan sumber denamika Islam dalam  membangun peradaban. Untuk mampu mengugah kesadaran untuk mencari rumusan nilai – nilai yang relevan, kontektual, segaligus sanggup memenuhi kebutuhan masyarakat moderm bukan pembaharuan doktrinisasi terhadap umat Islam untuk tidak mengenal Islam secara luas, di karenakan banyak  terjadi  pada zaman ini disekitaran  lingkaran lingkungan kita.

Oleh karena itu reaktualisasi ajaran islam dapat mampu menjawab terhadap berbagai tantangan masyarakat industrial – moderm dan juga menjadi pelita bagi umat manusia dalam membangun peradabannya pada abab ini. Karena itu reaktualisasi dapat dikatakan sebagai usaha untuk memberikan jawaban terhadap penerapan ajaran Islam dalam kehidupan muktakhir dan bisa memberikan kontribusi bagi pembentukan masyarakat yang adil, sejahtera dan moral.

1 komentar: